seputar ICT

Berbagai penerapan TIK di sekolah, bagi guru dan murid

curhat

Berbagai tulisan isi hati.

SOAL SD

Berisi soal-soal yang akan membantumu belajar.

Materi SD

Berisi materi pelajaran Sekolah Dasar.

IDE

Berbagai ide untuk menunjang gaya hidup kamu.

Selasa, 11 Maret 2014

Makna dibalik hadiah

Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa tiba-tiba dihadiahi tas atau dompet branded ? Atau mungkin jam tangan? Kadang kita bahagia, karena sesuai yang kita butuhkan, kadang kita bahagia karena itu pemberian dari seseorang yang spesial. Atau mungkin.... akh biasa saja.
Mungkin si pemberi sadar atau mungkin juga tidak dengan makna kado ini. 
Mari gila-gilaan menerka makna dibalik hadiah atau kado tersebut.
  1. Bunga : bunga punya sejuta makna tergantung bunga apa. bunga bank???? RIBA, hindari
  2. cincin : lambang kesetiaan dan komitmen
  3. Kalung : rasa sayang dan memeliki
  4. Jam tangan : selain biar kamu tau waktu dan menghargai saat - saat bersamamu
  5. dompet : biar kamu pintar ngatur keuangan kamu
  6. sunglasses : biar kamu tambah keren
  7. ikat pinggang : saat kamu memakainya seperti lengannya melingkar di pinggangmu
  8. sepatu : biar kamu lebh sering nemenin doi
  9. parfum : biar badan kamu tambah wangi
  10. Sapu tangan : biar kamu ingat dia saat kamu menghapus air matamu
  11. baju : saat kamu pakai baju itu kamu akan ingat dia, seolah - olah dia ada disisimu
  12. boneka : biasanya biar dipeluk saat bobo. jadi kamu akan ingat dia dalam menemani tidur dan mimpi indahmu
  13. handphone : biar kamu sering - sering menghubungi dia dan mudah dihubungi
  14. buku : biar kamu tambah pengetahuan
  15. perhiasan : bila perhiasan yang diberikan kepda kamu semakin lama semakin berharga berarti dia menganggap hubungan kalian makin serius
  16. buatan sendiri: dia sayang sama kamu
  17. Alat dapur : biar kita bisa menyajikan yang terbaik
  18. Lingerie : biar makin sempurna, hihihihi
  19. Lantas bagaimana kalo hadiahnya seperti ini ????


   



Terima Kasih "error"


Bagaimana perasaan anda ketika melakukan aktifitas, kemudian diingatkan, ditegur, dan dihentikan aktifitasnya??? Jengkel tentunya. yach ada perasaan yang tidak enak ketika diperlakukan demikian. Namun kita perlu introspeksi, tau diri, bersyukur masih ada yang menginatkan kesalahan kita. Apa yang terjadi apabila aktifitas dilanjutkan, justru akan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar daripada kejengkelan seaat.
Ini juga terjadi saat saya hari ini belajar instal moodle. Setelah kemarin mencoba membuat web di localhost menggunakan CMS Formulasi, kali ini saya melanjutkan belajar instalasi moodle. Ini merupakan percobaan yang kesekian puluhnya instalasi, yang belum juga berhasil. Baru pada tahap ketiga, sudah muncul eror seperti ini 

Saya belum tahu dimana salah saya, sepertinya ada yang salah dengan langkah yang saya terapkan.
Okelah, ini PR buat saya untuk mengulang instalasi.

Mainan apa itu moodle?
MOODLE (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL. (wikipedia)
Moodle adalah salah satu CMS yang mengkhususkan diri untuk pembelajaran jarak jauh (eLearning), moodle lumayan mempunyai nama didunia CMS untuk elearning. 

Kata Moodle adalah singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment. Moodle sebagai eLeaning CMS atau sering juga disebut Learning Management Systems (LMS) atau Virtual Learning Environments (VLE) sebuah aplikasi yang dibuat untuk membantu pelaksanaan belajar secara virtual. (belajarcms[dot]blogspot[dot]com




Minggu, 09 Maret 2014

hari gini masih sms??

Hari ini saya mendapatkan tugas untuk menyampaikan pesan pendek, menginformasikan tentang sebuah acara. Ya, cuma sms saja. Mungkin dirasa wajar, mengingat hp jadulpun bisa mengirim sms, bahkan bisa "send to group". Sepintas tidak ada masalah dari pengiriman sms tersebut.
Sms ke 42 nomor sudah saya kirimkan. Kejutan yang saya duga, benar adanya. Si penerima pun meresponnya. Jika hanya membalas "trima kasih, infonya" itu tidak masalah. Coba, 10 orang membalas dengan berbagai pertanyaan, yang ujung-ujungnya terjadi interaksi, chatting over sms. Betapa repotnya.
Disinilah salah satu kelemahan broadcast via sms. Bukankah kita terbiasa dengan socmed via FB, twitter? Knapa tidak digunakan.  Mungkin akan dijawab, repot buka fb twittter.  Saya kejar dengan tanya, bukankah ada whatsapp, telegram hingga bbm?
Okelah, silahkan berdalih dengan gadget seadanya, namun yang jelas, terdapat platform broadcast messenger yang bisa digunakan pada gadget sederhana sekalipun.
Saya saat ini berinteraksi dengan teman-teman SD hingga kuliah dg WA dan telegram, dan itu lebih praktis.

Selasa, 04 Maret 2014

Kambing Hitam itu bernama dia


Mudahnya manusia menekuk lidah hingga terbentuk menjadi kata merupakan salah satu nikmat yang tidak dapat dihitung nilainya. Kemampuan manusia berkomunikasi dengan lisan menghantarkan mudahnya bersosialisasi. Interaksi antar manusia pun dimudahkan dengan adanya nikmat berkata dan mendengar. eitsss... sok, berdalil. Sudah, sudah. Saya ingin mengutip tentang lidah tak bertulang, yang ujungnya menyalahkan orang lain, membela diri. Jadi, semoga tetap di dalam koridor LISAN.

To the point aja, kali ini saya cuma mengutip pendapat orang lain tentang menyalahkan orang lain.
Sifat tercela yang ada di dalam diri manusia adalah suka menyalahkan orang lain atas pilihan, tindakan dan kekurangan diri sendiri. Kita, manusia sememangnya suka  menyalahkan orang lain. Kita menyalahkan semua orang dan semua perkara kecuali diri sendiri. Kita menyalahkan ibu bapa, anak anak, makanan, kereta, lalu lintas, majikan, kerajaan dan termasuklah cuaca. (dari http://perjalanantanpahenti.blogspot.com/). Dari kutipan ini menyiratkan pada kita bahwa seringkali kita menimpakan kesalahan atas kekurangan kita pada orang lain. Kegagalan proses hidup kita, lalu kita alihkan pada orang lain. Alih-alih memperbaiki diri, justru yang ada memperburuk keadaan (jika itu terkait dengan hubungan interpersonal).

ORANG MULIA MENYALAHKAN DIRINYA, ORANG BODOH MENYALAHKAN ORANG LAIN.

Minggu, 02 Maret 2014

liburan

Belajar memahami geosfera bisa dilakukan sejak dini. Belajar bisa dilakukan melalui pengamatan hingga perabaan, eh. Sejak sore kemarin, Fathan saya ajak ke tempat mbah buyut di lereng lawu.

Mencoba google maps

Bagi anda yang merasa tersesat, bingung arah, ada baiknya bertanya pada peta (kata si dora). Hari ini (saya tulis di hari miggu, 2 maret 2014) saya mencoba melihat lokasi saya berada dengan bantuan google earth dan google map. Sebuah aplikasi yang ada pada android. Sepintas saya tidak menemukan perbedaan dari kedua aplikasi ini.
Ketika saya masuk aplikasi ini, aplikasi langsung menemukan posisi saya berada (tentu saja versi software). Pada gambar terindikasi dengan tanda bullet warna biru. Padahal sebenarnya saya berada di tanda kuning (telah saya edit). Terdapat penyimpangan jarak kurang lebih 400 meter. Oh, ya. Saya lupa mengaktifkan fitur A-GPS. Belum tahu, apakah itu terkait dengan akurasi penentuan lokasi. Selengkapnya mengenai akurasi peta bisa baca di http://senimanpeta.com/2013/03/akurasi-dan-presisi/ .

Terkait dengan ketelitian google maps, saudara danang pada blognya mengatakan bahwa keteitian google maps sudah baik. http://danangsusetyo.blogspot.com/2012/10/gps-pada-android-akuratkah.html?m=1

Selasa, 25 Februari 2014

Pendidikan kecakapan hidup

Menurut definisi World Health Organization (WHO), life skills atau ketrampilan hidup adalah kemampuan untuk berperilaku yang adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif. Definisi itu adalah menurut World Health Organization (WHO). Pendidikan kecakapan hidup memang bukan sesuatu yang baru. Yang benar-benar baru adalah bahwa nyata perlu ditingkatkan intensitas dan efektivitasnya. Karena itu, yang diperlukan adalah membawa sekolah sebagai bagian dari masyarakat dan bukannya menempatkan sekolah sebagai sesuatu yang berada di masyarakat.
Pendidikan harus merefleksikan nilai-nilai kehidupan sehari-hari,  baik yang bersifat preservatif dan progresif.  Sekolah harus menyatu dengan nilai-nilai kehidupan nyata yang ada di lingkungannya dan mendidik peserta didik sesuai dengan tuntutan nilai-nilai kehidupan  yang sedang berlaku. Ini menuntut proses belajar mengajar dan masukan instrumental sekolah seperti misalnya kurikulum, guru, metodologi pembelajaran, alat bantu pendidikan, dan evaluasi pembelajaran benar-benar realistik, kontekstual, dan bukannya artificial. 

Bentuk pendidikan kecakapan hidup bagi siswa sekolah dasar, diantaranya membersihkan lingkungan, melipat baju, memasang kancing baju yang lepas, hingga menyetrika. Bentuk kecakapan ini bisa disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kesulitan sebuah kecakapan.

Belajar memasang kancing baju

Merangkai bunga dari kertas

Melipat baju dan membungkus pada koran / kertas kado

Belajar membersihkan lantai

Menyeterika baju sendiri?? Aku bisa